Gerhana Matahari 15 Januari 2010

Liputan6.com, Jakarta: Gerhana matahari cincin yang akan terjadi Jumat, 15 Januari 2010, hanya dapat disaksikan sebagian warga Indonesia. Padahal, fenomeona alam itu tergolong luar biasa karena menjadi gerhana matahari terlama, dengan durasi 11 menit 41 detik. Gerhana matahari dengan durasi lebih dari 11 menit baru akan terjadi lagi 1.033 tahun kemudian atau 3043.

Bagi Anda yang tertarik menyaksikannya, kunjungi saja Pusat Peragaan Iptek Taman Mini Indonesia Indah (PP-Iptek). Di tempat itu akan digelar pengamatan gerhana matahari bersama mulai pukul 13.15 hingga 16.15 WIB. Fasilitas yang diberikan terdiri dari tiga teleskop yakni CPC 800, Firscope 114″, dan Solarmax Coronado.

“Sebelum pengamatan peserta akan dibekali materi tentang astronomi, matahari, dan gerhana matahari, serta workshop pembuatan solar view yang akan digunakan dalam pengamatan,” demikian pengelola PP-Iptek, Kamis (14/1).

Proses gerhana matahari dimulai dengan masuknya bayang-bayang bulan di permukaan bumi pukul 14.39 WIB. Puncaknya diperkirakan terjadi pukul 15.55 WIB. Di Indonesia, gerhana bisa diamati di wilayah Sumatra, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan, dan sebagian Sulawesi. Untuk wilayah Indonesia, gerhana ini hanyak akan terlihat sebagian sehingga takkan terlihat berbentuk seperti cincin saat puncaknya

UN Tetap Dilaksanakan, FPKS Nilai Pemerintah Langgar UU Sisdiknas

Meski mendapat kecaman dari berbagai pihak, pemerintah bersikeras akan melaksanakan Ujian Nasional (UN). Fraksi PKS menilai langkah pemerintah tersebut telah melampaui batas kewenangannya.

“Jadi jelas bahwa pemerintah dalam hal ini Mendiknas telah melampaui batas kewenangan dan melanggar UU Sisdiknas. Pemerintah juga telah melanggar peraturannya sendiri pada PP No. 19 tahun 2005 yang menyatakan bahwa ujian nasional bukan satu-satunya penentu kelulusan peserta didik,” kata Ketua Poksi X FPKS Ahmad Zainudin dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (12/1/2010) malam.

Anggota Komisi X dari FPKS ini menyatakan, pemerintah telah melewati batas kewenangannya. Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) No. 20 Tahun 2003 Pasal 58 ayat 1 menyatakan bahwa ‘Evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan”. Sementara itu, ayat 2 menyatakan, “Evaluasi peserta didik, satuan pendidikan, dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri secara berkala…. “

Menurut anggota DPR Dapil Jakarta Timur ini, implikasi pelaksanaan UN telah banyak memakan korban. Berbagai persoalan mulai dari praktek kecurangan yang dilakukan oleh peserta didik dan oknum pendidik, beban psikologis peserta didik, carut-marutnya distribusi materi UN hingga adanya pelanggaran prosedur.

“Bahkan sampai pada taraf keputusasaan peserta didik untuk hidup. Tentu ini dampak buruk yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Meski UN tetap dilaksanakan, Zainudin mendesak pemerintah agar sungguh-sungguh menyelenggarakan UN secara kredibel dan akuntabel guna memperoleh hasil evaluasi belajar yang benar-benar murni tanpa adanya kecurangan dan rekayasa.

“Saya kira ke depan pemerintah wajib membenahi sistem evaluasi peserta didik dan memperhatikan kondisi objektif kualitas pendidikan di berbagai daerah. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan pelaksanaan UASBN atau EBTANAS dengan soal yang proporsional,” tandasnya.

Cerita memble

Kesia-siaan dalam hidup, bukan sbuah kisah bagus tampaknya. Usia muda, tenaga mantep, aktivitas nothing, everything is memble. Ha2..

What’s about life? Sucks! Nothing interesting.

Politik, Keluarga, Masyarakat, Uang, ato apa? Ga rame hidup kayak gini..

Vatikan : Sistem Keuangan Islam Menjadi Alternative Kapitalisme

Vatikan menawarkan prinsip-prinsip keuangan Islam kepada bank-bank di Barat , yang sekarang menghadapi krisis, dan sebagai alternative bagi sistem kapitalisme. Pernyataan yang mengejutkan itu, dilansir oleh harian milik Vatikan, ‘L’Osservatore Romano’, yang membuat laporan, di mana system bank Islam dapat menolong krisis global. Pernyataan harian ‘L’Osservatore Romano’ itu, seperti dikutip harian-harian di Turki.

Vatikan menyatakan, bank-bank dapat melihat prinsip-prinsip sistem ekonomi Islam, guna menyelamatkan sistem perbankan mereka yang sekarang ini dilanda krisis ekonomi secara global. Para bankir yang menangani bank-bank konvensional,yang sedang bergelut dengan krisis, sekarang dapat mengambil pelajaran dari sistem keuangan Islam, bagaimana mereka berhubungan dengan para client (nasabah) mereka secara baik, di tengah-tengah krisis ekonomi yang terus menghantui. Sementara itu, pejabat Vatikan, menilai tulisan di harian ‘L’Osservatore Romano’ itu, memberikan perhatian terhadap artikel itu.

Penulis di harian itu, Loretta Napoleoni dan Abax bank, yang menulis artikel itu, menyatakan, ‘Bank-bank di barat dapat menggunakan instrument seperti sukuk’, ujar Loretta. Sukuk dapat mendanai, ‘Industri mobil atau Olimpiade di London’, tambahnya. Loretta melanjutkan, melalui sukuk akan mendapatkan keuntungan, tanpa harus menggunakan riba. Sukuk dapat menggantikan sistem riba, yang sekarang ini menjadi malapetakan ekonomi secara global, tambahnya.

Sistem sukuk di dalam Islam berbeda dengan bon di dalam sistem kapitalis. Sukuk lebih konkrit, investasi uang yang digunakan mendanai berbagai projek, dan keuntungan dapat dibagikan kepada pemiliki uang dan yang menjalankan projek.

Semenetara itu, Paus Benedict XVI, 7 Otkober 2008, yang lalu, mengatakan, resesi pasar uang global, menyatakan, ‘Uang sudah berakhir’, ucap Paus. Selanjutnya, Paus menambahkan, ‘Hanya perkataan Tuhan yang benar’, tambahnya. Vatikan sendiri mempunyai perhatian yang sangat serius atas krisis ekonomi global saat sekarang ini. (m/wb)

eramuslim.com

sketsa pelaku bom JW marriot

sketsa pelaku bom JW marriot

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelaku bom bunuh diri di JW Lounge Hotel JW Marriott, Jumat (17/7) pagi, ternyata seorang bocah di bawah umur. Berdasarkan hasil rekonstruksi dan sketsa wajah tim Disaster Victim Identification Markas Besar Polri diperkirakan, pelaku berusia 16-17 tahun, bukan 20 tahun seperti yang diberitakan sebelumnya.

Ciri unik lainnya, pelaku diperkirakan memiliki tinggi badan 180-190 cm. Namun, sayangnya, pihak kepolisian tidak mau berspekulasi mengenai ras dari pelaku bom bunuh diri yang menewaskan enam orang tersebut.

Berdasarkan selebaran yang dibagikan pihak kepolisian, ciri-ciri umum lainnya adalah berjenis kelamin pria, memiliki kulit putih, berambut pendek hitam dan lurus, serta berukuran sepatu 42-43.

Sementara itu, pelaku bom bunuh diri di Hotel Ritz-Carlton, seperti yang diberitakan sebelumnya, berjenis kelamin laki-laki, berumur 20-40 tahun, berkulit sawo matang, berambut lurus hitam dan pendek, serta tinggi badan sekitar 165 cm.

Halaman Berikutnya »


Quote of The Day

Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
(Earl Nightengale)
Visit Zenk's Life

Nyang Gi Baca Cerita

web stats

Kategori Cerita

Cerita Lama

Cerita Stats

  • 172,904 Orang-orang Baik