Cuaca cerah hari ini membawa suasana hati membaik. Ada yang ingin dibagi, jika mungkin didiskusikan.Diakui atau tidak, disadari atau tidak, negeri tempat kita lahir dan tumbuh berkembang saat ini tengah kesakitan.
Sebuah negeri yang jauh di ujung mata kita, namun terasa dekat di hati. Kabar yang kita dengar lagi dan lagi tentang pesakitan yang tak urung sembuh. Penyakit yang menggerogoti seluruh organ luar dan dalam, bahkan hampir-hampir melumpuhkan fungsi-fungsi tubuh sebuah negeri.
Negeri yang dikenal dengan limpahan sumber daya alam, keberagaman suku dan budaya, kegigihan perjuangannya mewujudkan kemerdekaan. Ya, negeri itu bernama Indonesia.
Usianya sudah lebih dari 60 tahun, tidak seperti kebanyakan negeri di dunia yang mana semakin bertambah usianya bertambah makmur pula rakyat negeri tersebut. Ada apa gerangan? Mari kita bertanya pada hati kecil kita.
Apakah kita kekurangan sumber daya manusia?
Apakah kita kekurangan sumber daya alam?
Apakah kita kekurangan organ penopang sebagai sebuah negeri? Struktur? lembaga?
Lantas, apa yang membawa negeri kita layaknya pesakitan yang menunggu ajalnya?
Sejenak merenung.. [bersambung..]










Assalamualaikum..
Ikut menimbrung. Itu bisa karena komitmen pemerintahnya yang masih kurang. Itu juga bisa karena budayanya yang tidak seteguh Jepang. Itu juga bisa karena rasa satunya yang sudah memudar. Itu bisa karena ekonominya masih jauh dari kokoh. Semua saling berhubungan. Kalau dipikirkan maka akan jadi seperti “lingkaran setan”. Disebut begitu bisa juga karena memang ada pengaruh setan didalamnya. Selama setan masih kuat, sulit menciptakan kesejahteraan seperti zaman Rasul. Kecuali para pemimpin dan rakyatnya sudah bisa meminimalisir pengaruh setan dalam dirinya seperti halnya zaman Rasul dan Khulafaurrasyidin…Wallahua’lam bisshawab..
Ohya sekarang sudah mulai nulis lagi di http://www.lifestory2.wordpress.com. Main-main ya…
Tetap semangat menulis =) !