Diana Abbas Thalib – Hidayat Nur Wahid

Kejutan baru datang lagi, Hidayat Nur Wahid memutuskan untuk menikah lagi. Sebagai seorang figur publik langkah yang beliau ambil saya kira memiliki nilai luar biasa. Saya yakin beliau memiliki alasan yang cukup untuk memilih pasangan hidup ke-2, pasca meninggalnya Istrinya tercinta 22 Januari lalu.

Siapakah calon istri Hidayat Nur Wahid? Berikut informasi yang saya dapat:

Diana Abbas Thalib adalah putri pasangan Abbas Thalib dan Fauziah. Keluarga ini menetap di kawasan elit Kemang, Jakarta Selatan.

Kabarnya, kini, Diana aktif dalam kegiatan sosial dan pendidikan. Tepatnya, aktif di Yayasan Rahmatan Lil’ Alamin (YRA). YRA bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial. Lembaga sosial kemasyarakatan ini beralamat di  Jl. Batu Merah No. 71 RT 02/02 Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Di lembaga itu, dr Diana menjabat sebagai Ketua Bidang IV.

Selain itu, ia juga Direktur RSIA Bunda Aliyah Pondok Bambu, Jakarta Timur. Rumah Sakit yang beralamat di Jalan pahlawan Revolusi No 100 ini khusus dalam bidang pelayanan spesialistik kebidanan, penyakit kandungan dan kesehatan anak.

(hidayatullah.com, foto: detik.com)

informasi lainnya, Diana merupakan dokter lulusan UKI tahun 1990. Dia lalu mengambil S2 di UI. Diana merupakan penyayang anak-anak dan binatang. Untuk menyalurkan rasa cintanya pada binatang, Diana memelihara seekor kucing ras bernama Michael yang berusia 2 tahun. (Detik.com)

Pandangan saya pribadi atas keputusan Hidayat Nur Wahid, ada dua hal. Namun sebelum saya utarakan berikut pernyataan beliau:

Tuhan Yang Maha Esa, agama kita mengajarkan untuk melengkapkan ajaran agama. Dalam agama Islam, yang namanya melengkapkan ajaran agama itu kalau berkeluarga. Itu yang pertama.

Yang kedua, tentu saya punya anak dan anak itu perlu banyak orang. Saya juga merasakan pentingnya ada seorang ibu yang mengelolanya, menyentuhnya, dan membimbingnya serta mendidik anak-anak.

Dan nomor tiga, dalam ajaran Islam, ada ajaran bahwa kalau wanita itu setelah ditinggal mati suaminya ada masa iddahnya. Kalau laki-laki kan nggak ada. Ya wajar saja kalau sejak hari pertama (istri meninggal) ya diusulkan calon dan macam-macam. Ini sebetulnya diajukan atau diperkenalkan. Lebih lengkap lihat di sini.

Pandangan saya, secara manusiawi sepakat dengan apa yang telah beliau sampaikan poin 1-3. Tambahannya, secara politis keputusan ini merupakan langkah strategis dalam persiapan pemilu 2009. Di mana besar kemungkinan, beliau dicalonkan sebagai Calon Presiden 2009 dari PKS. Tentu agak sulit jika itu dilakukannya tanpa pendamping (istri). Karena sudah menjadi rahasia umum, bahwa PKS ke depan memiliki target suara 20% yang mana dengan modal itu dapat mencalonkan kadernya sebagai kandidat Capres. Kita lihat saja. Namun demikian, Semoga pernikahan Beliau dan dr. Diana Abbas Thalib yang akan dilaksanakan pada 10 Mei 2008 diberikan kelancaran serta ke depan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah sekaligus sebagai panutan bangsa Indonesia ke depan. Aaamin.

About these ads

38 Responses to “Diana Abbas Thalib – Hidayat Nur Wahid”


  1. 1 padmasambawa April 17, 2008 pukul 7:30 am

    hmm..jadi politikus itu harus punya pandangan jauh ke depan ya ?

  2. 2 bangzenk April 17, 2008 pukul 2:14 pm

    ga jadi politikus juga mesti punya mpandangan ke depan, kang. akan jadi sulit jika kita hanya memandang bahwa hidup kita pendek.

  3. 3 ressay April 17, 2008 pukul 3:59 pm

    Akhirnya dapet wanita lagi.

    Gak papa sih asalkan jangan sampai disibukkan mengurus istri baru yang cantik jelita lalu melupakan gedung MPR.

    kita doákan sama-sama. semoga Beliau konsisten
    -bangzenk-

  4. 4 amama ali April 17, 2008 pukul 7:41 pm

    perasaan masih cantik almh.istri pertama
    klo yang pertama tanpa make up aja dah cantik
    gak tau klo yang kedua ini.

    sempet-sempetnya ya dibandingin.. jangan gitu lah.. -bangzenk-

  5. 5 ven April 17, 2008 pukul 10:59 pm

    Manusiawikan mo nikah lagi, apalagi niatnya mulia bahwa meraih keluarga sakinah hrs terus dilanjutkan.
    Cuma terkadang hal yg msh blm ku mengerti, kenapa pria ketika ditinggal pasangan hidup, bisa cepat2 memutuskan untuk menikah lg. berbeda dg wanita yg mo nikah lg aja harus berfikir berkali-kali.
    *tau jawabannya ngga*

    menurut saya karena kebutuhan, Ven.. -bangzenk-

  6. 6 Yan9n April 18, 2008 pukul 1:35 am

    @ven
    karena wanita ada masa iddah

  7. 7 dewi purnama April 18, 2008 pukul 4:00 am

    sebagai manusia yang berakal wajar ada yg seneng atau tidak, tapi menutur saya keinginan pa Hidayat harus kita hargai dan junjung tinggi, semoga membawa kebaikan dan suritauladan

    aaaaamiin..

  8. 8 Agus Nugroho April 18, 2008 pukul 7:46 am

    Barrakallah, semoga Pak Hidayat diberikan kemudahan. Beliau saat ini merupakan salah satu pejabat yang menjadi contoh atas kesederhanaan dan konsistensinya dalam mengedepankan kepentingan ummat. setidaknya dia tidak korupsi lah.

  9. 9 zackycute April 18, 2008 pukul 7:53 am

    hidup wanita !!

    hidup PERSIB!! -bangzenk-

  10. 10 eftianto April 18, 2008 pukul 9:55 am

    Saya kok ikut terharu ya. Ikut bahagia dengan rencana pernikahan ini . Pak Hidayat Nurwahid ini adalah salah satu tokoh baik di perpolitikan Indonesia.

    http://www.eftianto.co.cc

    sepakat.. terima kasih bagi seluruh komentator dan para pengunjung yang sudah bersedia datang.. salamhangat dari BelandaYgDingin -bangzenk-

  11. 11 niefha April 18, 2008 pukul 12:41 pm

    Pertama kali mendengar berita ini dari seorang teman [bukan dari televisi atau media informasi lainnya]. Subhanallah.. Kalau jodoh memang tak akan kemana. Kata seseorang juga, “Subhanallah ya, orang sheleh memang akan mendapatkan pasangan hidup yang sepadan”. Dan semoga Allah memberikan yang terbaik untuk beliau berdua.

    Sepakat! Pak Hidayat memang membutuhkan adanya pendamping hidup Terlebih lagi beliau berada di ‘ranah legislatif’ yang memerlukan tameng agar bisa bertahan. Agar tetap istiqomah.

    Oya, maaf saya numpang kasih comment

    gapapa.. malahan seneng.. -bangzenk-

  12. 12 almanfaluthi April 18, 2008 pukul 10:50 pm

    wakakakak….alhamdulillah..pak hidayat tetanggaku akhirnya menikah.
    Lebih bagus, lebih baik dan seperti halnya Rasulullah…menikah lagi atau yang kedua kali karena alasan syar’i setelah istri pertama tiada. Dari pada kayak Aa Gym….penuh kontraversi…aduhhh
    Semoga pak Hidayat menjadi keluarga sakinah ..mawaddah wa rahmah..bahagia selalu….amiinn

  13. 13 padmasambawa April 19, 2008 pukul 1:49 am

    “gak jadi politikus juga harus punya pandangan ke depan..”
    itu juga sudah banyak yang tahu, tapi..betapa banyak politikus yang berpikiran pendek,yang penting adalah masa sekarang, masa mereka masih ada di posisi penting, masa depan adalah tanggungjawab generasi berikutnya..

  14. 14 hmcahyo April 19, 2008 pukul 2:00 am

    he-he :) tapi tanggapan orang memang macam2
    saya ada cerita tentang itu :)

    http://hmcahyo.wordpress.com/2008/04/18/ketua-mpr-mau-nikah-kok-protes/

  15. 15 Winarto April 21, 2008 pukul 1:32 pm

    Menikah alhamdulillah.Tapi menanggalkan cita dan citra karena senyuman maut wanita yang dibelakang malah menjelek-jelekkan perjuangan calon suaminya itu subhanallah luar biasa!!!

  16. 16 shali Alimin April 21, 2008 pukul 1:41 pm

    Assalamualaikum,

    sedih dan prihatin ustadzku yang selama ini menjadi simbol kesederhanaan akhirnya memutuskan untuk menanggalkan kesederhanaanya karena akan menikah dengan seorang wanita cantik yang cara berpakaian dan perilakunya sangat bertolak belakang dengan apa yang selama ini diperjuangkan dan digembar-gemborkan oleh calon suaminya.
    Sedih ustadzku tidak menghiraukan gembar-gembor Diana yang mengatakan akan mereformasi total ustadz dan perjuangan PKS sesuai seleranya.
    Sedih ustadzku tidak belajar dari banyaknya pengakuan teman-teman dan orang dekat Diana sendiri yang memberi kesaksian bahwa Diana adalah seorang MACAN BETINA DAN LEBIH LICIK DARI YAHUDI.
    Sedih ustadzku yang sedang jatuh cinta tidak memetik pelajaran dari perjalanan perkawinan Diana dengan suami keduanya yang hanya berusia SATU BULAN SAJA.
    Sedih bahwa akhirnya ustadzku memilih untuk mengalah pada HAWA NAFSUNYA dari pada karir dan cita-cita perjuangan beliau sendiri dan PKS.
    Allah inikah ujian bagi sebuah partai Islam yang sedang beranjak besar?
    Allah kembalikan ustadzku seperti yang selalu kami banggakan dahulu ketika beliau masih didampingi oleh seorang wanita SHALIHAH yang bernama almarhumah ibu Kastian.
    Bukakan nurani dan mata hatinya untuk melihat kebenaran.
    AMIN

  17. 17 creed April 22, 2008 pukul 5:05 am

    yang tahu alasannya hanya yang melakukan dan yang memberi warna cabe (Allah SWT), kita tahu apa dari hasil memeras otak kita yang besar tapi kosong ini?

  18. 18 riyanto April 22, 2008 pukul 7:53 am

    Otak kita tidak mungkin kosong tapi yang masuk akal adalah terlalu penuh dengan keinginan2 duniawi sehinnga mulai melupakan tujuan hidup yang sebenarnya.

  19. 19 dara April 22, 2008 pukul 7:55 am

    hmm..jadi politikus itu harus punya pandangan jauh ke depan ya ?

    padmasambawa dibahas juga di dalam April 17, 2008 pada 7:30 am

    bukankah sebaliknya kita diajarkan menahan pandangan alias hawa nafsu ataupun keinginan-keinginan rendah sebagai manusia?

  20. 20 dara April 22, 2008 pukul 7:58 am

    Calon istri ustadz kita minta agar pernikahannya diselenggarakan di tempat yang “REPRESENTATIF” dan meminta ustadz kita menanggalkan sepatu “BATA” kesayangannya, dengan sepatu yang harganya dua kali lipat dari Bally.
    wah ustadz semakin gagah saja setelah ketemu bidadari cantik ini.”betul-betul reformasi,ustadz…”

  21. 21 Rini April 22, 2008 pukul 8:01 am

    kita berdoa bersama-sama semoga ustadz kesayangan kita bisa menjadi Qowwam buat keluarga barunya.amin

  22. 22 hani April 23, 2008 pukul 4:13 am

    subhANAllah mbak Diana cantik sekali Semoga pernikahan dengan pa Hidayat langeng ,sakinah mawaddah warohmah amiiiiiiin………….

  23. 23 ade April 25, 2008 pukul 7:12 pm

    Assalamualaikum Wr,Wb

    Insyaallah perkawinan ini menjadi kebaikan buat ustad Hidayat dan dr diana amin .

    Saya juga ingin mengomentari..komentar yg berjudul (“Assalamualaikum”).Saya kaget dengan komentarnya…yg menyudutkan ustad kecintaan kita….seolah-olah anda lebih mengerti dan lebih tahu dari ustad , atau anda orang yg suka menebar fitnah dan suka membuka aib saudara se-iman .(sesunguhnya anda lebih buruk dari org yang anda bicarakan ).Ber-taubat-lah saudaraku.

  24. 25 Abu Zaydan April 28, 2008 pukul 7:04 am

    Assalamu’alaikum
    ba’da tamhid

    @shali Alimin..

    “Jgn lah mencela dan memfitnah apa-apa yang haq..sehingga menjadi bathil buat semua…..ente..jgn-jgn tukang fitnah..neh yang sukanya membuka aib sesama muslim….ente harus ngaca ama tu kaca…klo kaca ngga bisa kibulin ente…”

  25. 26 erwin Mei 7, 2008 pukul 5:13 pm

    Slamet buat pak hidayat dan m’bak diana.
    Orang mau kawin kok di jelek-jelekin…..mustinya di kasih kado.
    Jangan2 cuman sirik…..? sirik itu tanda gak mampu loh….( kasihan deh luh )

  26. 27 warsito Mei 7, 2008 pukul 5:33 pm

    Namanya shali Alimin…..Pasti org tuanya berdoa untuk nama yg baik ini , tapi komentarnya jauh dari kata “alim” yaa…? Saya rasa dia ini Geert Wilders situkang fitnah itu .

  27. 28 Hilmi Doank Mei 11, 2008 pukul 9:56 pm

    Selamat menempuh hidup baru pak dhe….hari masih panjang
    maju terus pantang mundur….

  28. 29 sri sadono Mei 16, 2008 pukul 9:21 am

    hidup manusia ditentukan oleh Allah ,apa yang dijalani oleh bapak kita pak Hidayat Nur Wahid adalah rencana Allah dan sebaiknya kita mensyukuri nikmat tersebut sepanjang niat kita untuk kebaikan….. Selamat pak Hidayat saya perwira Kopassus nama saya kapten Sri Sadono …………………..Semoga perjalan Hidup bapak selalu berguna bagi orang lain.Amin

  29. 31 pakejo April 16, 2009 pukul 11:10 am

    Runtussi sombong baru hudayat nurwahid

  30. 32 pakejo April 16, 2009 pukul 11:12 am

    makkenru terus hidayat nurwahid dan diana esso wenni

  31. 33 anis April 23, 2009 pukul 10:59 am

    Anjing kau Anis Matta.
    Anis Matta punya cewek simpanan di jalanNusantara Makassar.
    kalo ke Makasar, Anis Matta cuma berzina. PKS mulai menjadi partai laknatullah

    • 34 Mia Mei 19, 2010 pukul 9:12 am

      Assalamualaikum warahmatullahi wabbarakatuh,..
      ya Rahimakumullah,..May Allah Bless you
      Allah SWT berfirman, “Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS.an-Nur:4),

      if you dislike someone not to spread hatred with spreading slander without proof,..

      provide and distribute them to anyone, guys…

  32. 35 akbar Mei 7, 2009 pukul 3:21 pm

    assalamu alaikum

    kan sudah di sebutkan dalam Al-Qur’an bahwa lelaki yang sholeh akan mendapat wanita yang sholeh, jadi teman2yang ingin mendapatkan wanita sholeha kalian dulu yang harus sholeh. . . . .
    bagi para ahwat yang ingin mendapatkan laki2 sholeh tentunya kalian harus berusaha menjadi menjadi sholeh juga

  33. 36 finn Oktober 9, 2009 pukul 1:44 pm

    assalamualaikum.
    sepertinya ada yang musti disimpulkan dari para hadirin. untuk kepada mereka yang kurang bersyukur dengan kabar gembira pernikahan pak hidayat sebenarnya mereka malu ingin mengatakan bahwa “mengapa tidak saya saja yang dipilih pak hidayat ya?’

  34. 37 LiahAhmad Mei 22, 2011 pukul 1:04 am

    Laki – Laki yang baik hanya untuk wanita yang baik, Laki laki pezina untuk wanita pezina…..

    Sudah jelas dan terbukti nyata kebenarannya……


  1. 1 Cerita Hemat ala Ketua MPR « Berbagi Cerita.. Lacak balik pada Desember 5, 2008 pukul 12:18 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Quote of The Day

Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
(Earl Nightengale)
Visit Zenk's Life

Nyang Gi Baca Cerita

web stats

Kategori Cerita

Cerita Lama

Cerita Stats

  • 556,091 Orang-orang Baik

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: