
Setiap episode dari hidup kita selalu ada puncak yang Allah setting untuk kita jelang. Setiap kita juga diberi kebebasan untuk memilih menggapainya atau terus berlalu saja. Pilihan pemenang adalah pilihan untuk terus memberikan yang terbaik sekemampuan. Merangkai mimpi dan terus berusaha diiringi sabar dan syukur dalam menghadapi setiap kepingan episode yang Allah gariskan untuk kita lewati.
Usah bersedih hati bilamana gagal, karena Allah Maha Tahu atas apa yang terbaik bagi kita. Usah putus asa, karena setiap sesuatu ada saatnya. Kita dilahirkan bukan untuk selalu menang, bukan pula untuk gagal.
Satu presentasi menjelang puncak stage-3 tertunaikan, menyisakan satu dari tiga puncak stage Muhammad Rijal ARS B.App.Sc. dalam rangkaian pendakian In Action 2008. Insya Allah. Ya, jika melihat lebih jauh tentu pendakian masih jauh. Namun, dalam teori belajar bersyukur (QS. Ibrahim: 7) sekecil apapun yang kita syukuri maka Allah akan menambah kadar nikmatNya.
Teruslah berusaha kawan, jangan lengah. Meski mimpi-mimpi itu terlalu mahal untuk kita beli, bukan berarti tak bisa teraih.











mau nyucapin slamat jadi yng no.1 untuk saat ini bloggeria.
salam kenal.
mampir keblog gue yak!!!
eeemmmm, mang na skrng lagi dimana????
*tampang plongo*.
mau jalan” jangan lupa oleh”nya yach ntar dari paris.
heheee
yupz…. mimpi2 itu harus teteup diraih…
Semangat deh mas
Yah..puncak kadang terasa jauh…namun bukan berarti tak teraih.
Menjelang puncak makin terjal, makin susah.
Namun gagal bukanlah kahir, hanya sekedar sinyal: Coba lagi, lagi, dan lagi…..
eh, maksudnya akhir….
Dengan sepenuh Doa
Semoga Rizal sampai ke Pucak dengan sukses dan meraih mimpinya
B R A V O
Buat Sahabatku di Holland sana
Tegarkan jiwamu
Kuatkan langkahmu
Dengungkan Suaramu
Hentakkan Semangatmu
dalam
merengkuh puncak impianmu itu
Salam Jabat Erat
@ ered
#1
makasih, sekarang nomer 2
udah mampir, keep blogging mas!
#2
lagi di Belanda
hehehe, gak janji (duit mepet)
@ dhedhi
iya kang, kudu!! meraih mimpi itu kan arti hidup kita.. terlepas dari apa yang jadi mimpinya
rahmatNya Allah? ato sebatas perkara duniawi, kayak keliling eropa gitu
@ Swamp
#1
makiiin terjaaaal, makiiin sussaaaah
makkkiiiiinn nyiiita enerrrgiii..
gagal itu biasa, sinyal bolehlah..
sepakat untuk terus coba dan coba!!
#2
dimengerti kok, santei aja
@ Empi MUSLION JB’lOc,
makasih bang,
aye juga berdo’a buat abang
Indonesia menanti orang-orang macam abang!
jabat erat kembali
salamhangat.
kembali berbagi cerita..
Mimpi akan merangasang/menstimulasi Pikiran(otak)yang merupakan
penggerak dengan kekuatan tak terbatas, yang akan mendorong manusia
menggunakan tenaga ghaibnya (Hipothalamus). Kekuatan inilah yang akan
mengantar kita mendaki puncak setinggi yang kita impikan.
Jadi intinya memang harus diawali dengan mimpi (Berfikir secara dinamis by J.V Cerney)
wah mantap nih
penuh petualangan
Ya… dan dalam meraih mimpi.. seringkali kita harus jatuh bangun.. (kayak lagu aja yach…)tidak boleh membuat kita menyerah (seperti seorang anak kecil yang belajar berjalan.. walaupun jatuh dan menangis, tidak ada kata kapok dan menyerah.. sampai ia benar-benar bisa berjalan dan bahkan berlari…. Subhanallah)
Tetap semangat dan menyemangati ya….
@ rita,
so, teruslah bermimpi dan bangun untuk mewujudkannya!
makasih tambahan informasinya
@ achoey,
petualangan kan bagian dari hidup :p
@ yanti,
insya Allah, belajar kudu ma’dal hayah.. sepanjang hidup.. jangan kalah ma bayi, hehehe..
makasih, insya Allah akang tetep semangat. mbak yanti juga, jangan berhenti menyemangati!!