JAKARTA–MI: Indonesia perlu menjadi inisiator dalam terciptanya rezim moneter baru dengan menerapkan standar mata uang emas guna terealisasinya stabilitas nilai tukar dan menghilangkan ketergantungan terhadap dolar AS.
Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Drs. Agustianto, MA di Jakarta, Rabu (6/5), mengatakan, pola mata uang yang diterapkan Indonesia dan beberapa negara di Asia saat ini sangat tergantung terhadap dolar AS sehingga menyebabkan nilai tukar sering mengambang
(floating exchange).
Itu mengakibatkan nilai tukar mata uang beberapa negara di Asia tidak pernah mengalami stabilitas moneter dan berbeda antarnegara.
Kondisi itu sangat menguntungkan spekulan dengan mempermainkan jumlah uang yang beredar guna mendapatkan nilai tukar yang ditargetkan.
Indonesia, tambah dia, dapat menerapkan konsep standar mata uang emas itu bekerja sama dengan negara tetangga yang ingin mewujudkan stabilitas nilai tukar.
Meski memerlukan waktu dan kerja keras tapi hal itu dapat dilakukan sebagaimana yang terjadi di kalangan negara Eropa yang memberlakukan Euro.
Negara-negara Eropa itu, khususnya Eropa Timur, telah belajar dari pengalaman yang stabilitas ekonominya sering tidak menentu akibat sangat tergantung dengan dolar AS.
“Akhirnya, negara-negara Eropa itu berhasil mengatasi ketergantungan mereka sehingga berani mengucapkan goodbye dollar,” katanya. (Ant/OL-04)










0 Tanggapan ke “Indonesia Bisa Ciptakan Mata Uang Emas Gantikan Dolar AS”