Kutulis Sajak Ini

picture0001.jpgpicture0001.jpgpicture0001.jpgpicture0001.jpgpicture0001.jpgpicture0001.jpg

Kutulis Sajak Ini dalam kesendirian pagi

Mungkin siang

Mungkin terik

Menatap lembaran kosong tempat ku meludah

Menumpahkan semangkuk kebingungan

tentang ongkos jahit mulutku yang kumal

tentang segudang celana dalam bekas semalam

 

Kutulis Sajak Ini dalam kehangatan

Lampu belajar yang sedari tadi meratap

Menunggui tuannya yang lusuh dibalur aroma khas lelaki

Dalam kesendirian

 

Kutulis Sajak Ini

Menebus sekantong sunyi dan sebungkus rokok

Dibalutan malam yang sama bisu

Sebisu batu-batu yang kupijak kemarin sore

 

Mungkin pagi

Mungkin pada petang yang beranjak malam

Menuntut sayang yang kelabu..

 

 

Memori rindu Tanah Pusaka, 3 Oktober 2007

1 Response to “Kutulis Sajak Ini”


  1. 1 glroiousochi Oktober 23, 2007 pukul 9:56 am

    melow..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Quote of The Day

Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
(Earl Nightengale)
Visit Zenk's Life

Nyang Gi Baca Cerita

web stats

Kategori Cerita

Cerita Lama

Cerita Stats

  • 636,832 Orang-orang Baik

%d blogger menyukai ini: