Sejarah

14 derajat celcius kota Vlissingen.. menengahi sunyi

ada yg terbersit di otak kecilku yg tak bisa kubagi dg kirana, sedang bayangku pun terlalu kerdil untuk kubagi dg bintang2. sejenak, biarlah malam mengendapkannya jadi harapan pagi.

dinginnya malam ini, menuturkan kebisuan tt masa depan, tt sbuah negeri tmpt aku lahir dan bermimpi.. mengantarkanku pd kebisingan di sbuah kota antah berantah di ranjang tidurku (bercoverkan bendera sbuah negeri adikuasa..),

sejarah cinta anak manusia itu terulang lagi, tdk dg sesamanya.. hanya dg sejuta harapan, sekali lg tt sbuah negeri.. tmpt aku belajar berak, makan dan minum..

apa yg smestinya dimulai dari puluhan tahun yg lalu, ktika akut belum mencapai titik nol.. ktika kemesraan bumi dg sgala kaki dan jiwa yg bertaruh di atasnya masih terjalin..

sejarah cinta ini kembali bersemi, meski daun2 berguguran dan buah berjatuhan dari tangkainya,, akibat busuk.
apa yang kita sandang adalah semu, seperti masa depan dan cerahnya kebingungan di sudut pening dan pangkal filter rokokku.. sejenak, jalan ini terasa kian panjang, tapi waktu yg ada kian menyempit.. bodohnya, aku masih sempat berkhayal tt konyol. tt kesemuan yg tak pernah bertemu ujung.

apa yg kita pegang tak ada yg abadi, slain keabadian itu sendiri.. yg senantiasa membusukkan cara pandang dan sikap kt.

senin, sgudang malas tt kehidupan..
selasa, beragam kebingungan menanti pmecahan..
rabu, pening menjadi dan mnjalar ksemua sendi ..
kamis, tiba saatnya membagi resah lwt laporan sementara..
jumat, bersiap pada kemalasan..
sabtu, berjuta kehidupan terbakar di perapian..
minggu, ada batin menjerit.. mnatap hari yg kulupa namanya

dan bulan januari tak lagi 31 hari..
yang ada hanya kesangsian tt ongkos hidup yg blum terbayarkan lunas..

apa yg kita sebut sendiri jauh dari sendiri.. mungkin inilah titik nol.._cptur3_194.jpg

titik dimana jiwa2 berkumpul dan bertanya.. berapa lama kah usiaku sebenarnya??
ktika semua yg tersentuh mendadak menjadi basi.. bahkan pasi..
yg kukritisi hanya ego dan jutaan janji,, tt ambisi.. tt tepian yg entah dimana..
tt dimensi

anak-anak tertawa
dan kita masih ikut tertawa..

hujan di langit blum berhenti.. tp akan ada saatnya..

otak kecilku ini semakin menciut.. ditelan dingin dan asap rokok spanyol..
mengingatkanku tt kejayaan.. benarkah kejayaan itu pernah ada??
kejayaan yang mana??

tt negeri yg tak ada keluhan di dalamnya.. tt harga sandang, pangan..
tt cara pandang yg tak mengenal picik..
tt smua perhitungan yg senantiasa membuat bibir ini mengulum senyum..

sejarah itu akan tiba pd titik nol..
ktika tak lg ada kt mengapa dan penyesalan..

yg ada hy..
entahlah.. otak kecilku tak mmpu menggapainya.. mungkni kalian. mungkin esok akan menjawabnya..
smoga tanya itu tdk sekedar memupus jutaan waktu tt keabadian.. karena batangan yg kupunya tinggal segaris merah..
sejarah merah-hitam.. pasti akan menemukan titiknya sendiri..
karena roda-roda mulai usang..

bodohnya, aku masih sempat berkhayal.. tt bagaimana caranya agar tak kasat mata..
karena nuraniku mulai bolong..
dan selimut malm akan melelapkanku..

bodohnya, ak msh smpt berfikir,, tt semua yg kupegang, biarlah untuk besok..
karena kurasa masih ada keabadian..

sejarahpun menjadi omong kosong.. hanya cerita dari mulut ke mulut.. dari milis ke milis..
dan tak ada yg berubah,,
detik1,…………………….
detik2,…………………………………..
detik3,……………………………………………………
sampai kapan titik ini akan ttp kosong..

Vlissingen, tmpt aku sembunyi dari ratap tangis berjuta malaikat kecil di pojok2 bangunan megah..
dan kolong kasur yg mewah..

apa yg membuat kita tertatih adalah yg akan mmbuat kita menghitung.. aneh,,
siapa yg mengatur semua kebingungan ini.. aku? kamu? kita? pernahkah kita bersepakat dg embun?? ato dg matahari??

ya, di sini masih gelap..
ktika sapaan kata tak berjawab,, mungkin benci ato sedang berak..
kukira semua tak pernah sama, ada byk alasan aku ttp memperpanjang tarikan nafasku yg kadang terengah..

kita semua sedang berlari (semestinya) memaknai pelangi yang dtg pada episode mengejar matahari.. karena mimpi hanya akan terbeli oleh mata yg terjaga.. aku tidak sdg bermimpi.. ini catatan seorang anak dr sbuah negeri yg pny peradaban tinggi,, yg pny semangat kebersamaan dan senang dg komedi situasi.. tt luapan emosi, tt ledekan bergizi..

sudahlah, knp jg aku tulis sejarah ini dg omong kosong baru,, mimpi pun terlalu membuatku berkeringat..

selamat menikmati matahari,,
karena sejarah pada saatnya tak akan prnh lg mmbutuhkan kita..
plabuhan waktu akan mencatatkannya sendiri.. kedatangan.. niatan.. kpergian..
sekedar menikmati secangkir jus buah yg memaksaku berhenti,

bodohnya,,

setelan jas tak cukup membuatkan sejarah berada di pundakku,,

-selamat jalan pejuang-


Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

2 Responses to “Sejarah”


  1. 1 undil Oktober 11, 2007 pukul 7:10 am

    hai rijal, nice blog. Klo mau tahu lebih banyak soal blog kunjungi aja blog mas A fatih syuhud: http://fatihsyuhud.com/


  1. 1 Cerita di Berbagi Cerita « Berbagi Cerita.. Lacak balik pada November 30, 2008 pukul 2:37 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Quote of The Day

Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
(Earl Nightengale)
Visit Zenk's Life

Nyang Gi Baca Cerita

web stats

Kategori Cerita

Cerita Lama

Cerita Stats

  • 637,137 Orang-orang Baik

%d blogger menyukai ini: