Bisikan Musim Gugur

Bisikan Musim Gugur

Dimensi kata hati tak selamanya bundar

Mengikis berpacu tanah-tanah berbatu menyusuri lembah

Penadah resah seakan terpaku, terlumpuhkan sendi haru

Ada bias mentari di balik awan hujan musim gugur

Mempertanyakan langit yang biru

Dan ayuhan sepeda membawaku pada bayangan senja

Menutupi luka hari-hari, merasuki sedalam hening

Seberkas dari badai semalam, menimpuki kehadiran pagi

Di balik tirai yang mendua jadi bisu

Ketiadaan waktu, keblingsatan hari-hari menggapai pelangi

Berlari menyusuri setiap serpihan terberai

Dari tikungan hingga angan yang beranjak berderang, di tepi kawah

Gejolak padu mendendangkan ke sana

Melagukan hangat balutan rindu tatapanNya.

Vlissingen dalam tertatih, menapaki stage-2

  • 2 Responses to “Bisikan Musim Gugur”


    1. 1 agung November 21, 2007 pukul 11:47 am

      assalamualaikum
      wah di belanda dah musim gugur ya? semoga bisa jaga kesehatan menghadapi musim dingin!


    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s




    Quote of The Day

    Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
    (Earl Nightengale)
    Visit Zenk's Life

    Nyang Gi Baca Cerita

    web stats

    Kategori Cerita

    Cerita Lama

    Cerita Stats

    • 636,712 Orang-orang Baik

    %d blogger menyukai ini: