Vlissingen, dalam redup suasana hati

Vincent van Goglaan 199

4382 SV Vlissingen

The Netherlands

Assalamu’alaikum Wr. Wb.,

Bagaimana kabarmu hari ini, cintaku? Semoga senantiasa berderang dalam naungan ridhoNya, Tuhan kita. Apalah lagi yang kurang dari nikmat keimanan, keislaman, sehat dan tarikan nafas ini.

Tentang rasa ini, ada harap tak sejauh jarak yg memisahkan kita saat ini. Cinta lintas kota, lintas benua dan samudera.

Kesibukan2 saat ini begitu menenggelamkan komunikasi verbal kita, hanya jemari ini mungkin satu media yg kuharap tak putus. Saat ini, stage-2 dari asa setahun ke depan, banyak aral memang. Baik dlm raihan hari2 di sini maupun di sana, manis.

Disadari, berat. Dan selamanya pendakian kita selalu akan diuji dan terus diuji. Bukan hanya kemarin, hari ini, bahkan akan tetap ada di hari2 ke depan. Vertikal-Horison, tidak cukup benar. Tapi, bukan berarti juga kurang. Berharap kita bisa tetap saling menguatkan.

Ya, sekedar mengabari. Bukan maksud egois, saat ini perkuliahan menyita banyak energi fisik, pikiran dan hati. Ingin rasanya bisa mengertikanmu, tt dirimu yg masih sekilas jawab. Keyakinanku berkata, kamu adalah yg aku ingin, yg aku butuhkan, segalanya. Soundtrack Smallville-Everything (liat media box di FS-ku).

Aku belum bisa meraihmu seutuhya, percayalah, aku ingin. Jalan yang kita tapaki kian menanjak jauh, seiring jurang yang jadi jarak tempat singgah kita kelak. Dan puncak itu bernama keridhoan, masih jauh. Aku bukan pendaki yg baik, setelah sekian waktu yg kita lewati. Tapi, ijinkan aku menyayangimu semampu dan sesederhana senyuman mentari. Sesederhana angin yg mnyibak dedaunan di musim gugur, membersihkan jalanan resah dirimu. Aku di sini, sayang.

Just tell me, what should I do. And I will. Forgive me, for all my past. I wanna be a better man.

Yank, barisan cita di dataran puncak semoga menjadi semangat di lelah pendakian ini. Bersabarlah, aku pun ingin ada disampingmu saat ini. Kilauan berlian di jurang sana bukanlah nyata, kita mesti terus melangkah. Meski hanya selangkah dan tertatih.

Rabb, rasa ini memekatkan hati untuk bisa mendekat padaMu. Maafkan aku. Telah kuarungi waktu menjauh, aku tak bisa. Aku sedang menuju waktuMu. Berikan aku sejenak, berikan aku secercah jawab. Aku masih hambaMu, dan aku ingin bisa selamanya menjadi hambaMu.

Rabb, tutuplah lubang hati ini dg kesadaran atas sekian nikmatMu. Sekian pengawasanMu yg tak pernah lalai. Aku tak ingin rasa ini malah mengaburkan puncakMu.

Sayangku, adalah bijaksana untuk tetap focus pada stiap langkah cita kita. Kantong ikhtiar ini mesti sepenuhnya tergunakan. Sebijaksana kita menata hati, fisik dan pikiran yang kadang membelenggu diri dan mengajak kita untuk berhenti.

Cintaku, aku rindu pelukan hangatmu dan manis senyummu. Beri waktu sejenak, biar segala lelah meresap menjadi bahan bakar untuk kita kembali melangkah lagi. Ayo, semangat!

Bagiku ini stage-2 asa setahun ke depan di sini. Bagimu, teruslah mencari figur cita yg mungkin terjebak dalam abstrak. Percayalah, abstrak itu punya makna. Kembali mari kita ikhlaskan niat, padu langkah bijaksana, menata setiap impian yg mungkin terberai. Aku sayang kamu.

Dan esok kita akan bertemu, tempat singgah kita menuju puncak. Insya Allah..

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.,

Salamhangat,

Muhammad Rijal ARS.

7 Responses to “Vlissingen, dalam redup suasana hati”


  1. 1 prima almazini November 23, 2007 pukul 3:37 pm

    Assalamualaikum Jal..Apa kabar disana?
    Sedikit berbagi cerita..
    Akhir-akhir ini jarang online karena kesibukan.
    Eh jal..Aku masih sering merasa bahwa kita masih satu sekolah lho. Lucu ya..Tapi itu sungguh efektif menutupi perasaan kesepian yang kadang muncul.Aneh juga ya…hehe.

  2. 2 prima almazini November 23, 2007 pukul 4:16 pm

    Kadang dengan hanya sedikit memainkan mindset kita hasilnya sungguh luar biasa..
    Aku sering memanfaatkan “ilmu” ini..

    Kadang saat belajar, membayangkan diri sedang berada di rumah di Tasik..

    Kadang saat tafakur membayangkan diri sedang berada di sebuah gunung yang sepi dimana kita hanya sendiri..Seperti merasakan sepoi-sepoi anginnya, seperti merasakan kelembutan rumputnya dan merasakan sejuk udaranya..Sungguh terasa nyata..dan efektif..

    Semoga bermanfaat…!!
    Tetap dalam perdjoeangan!!
    Cayo Jal!
    Stage-2…buat Rijal mah, lewat lah..=)
    Semangat Slaloe!

  3. 3 rijalulghad November 23, 2007 pukul 11:12 pm

    wekekekek..

    hahaha.. sama, prim.. asa na teh, teu aya nu kaliwat tt sy atawa tt kmu,, hehehe.. iya, suka jadi lucu,,

    padahal dah 9th, berlalu,,

    baek2,,

  4. 4 irma November 24, 2007 pukul 9:00 am

    Aslm.. jal, kumaha kabar?
    Leres pisan prim, Jal, asa nembe kamari lulus ti SMP nu caket Budi Kartini tea.. Padahal mah tos hampir 7 tahun..
    Mudah2n tiasa tetep ngajagi silaturahim nya.. amiin
    # prima
    Kumaha kabar UI prim?

  5. 5 prima almazini November 25, 2007 pukul 3:28 pm

    @ irma : Alhamdulillah baik..Irma kumaha?
    irma,blogna di link ya…Hatur nuhun.

  6. 6 zoerry Juni 25, 2008 pukul 5:15 am

    Assalamu’alaikum
    salam kenal k’
    afwan,,
    saya m’copy surat vlisingen itu,
    indah betul kata2nya.
    gimana cara bisa ke belanda k’
    jadi pengen…
    wassalam.

  7. 7 bangzenk Juni 25, 2008 pukul 7:55 am

    @ Irma,
    damang, punten nembe dibales. muhun asana teh nembe kamari🙂

    @ Zoerry,
    álaikumussalam wr wb.,
    salamkenal juga. sebenernya ini kan surat pribadi🙂 tapi ya silakan aja, klo mau digunakan pribadi gak perlu dicantumin sumbernya. Kalo mo dipublish ulang, tolong ditautkan link-nya.

    ke belanda; bikin paspor, urus visa, beli tiket, naek pesawat. sampe deh, insya Allah🙂

    salamhangat.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Quote of The Day

Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
(Earl Nightengale)
Visit Zenk's Life

Nyang Gi Baca Cerita

web stats

Kategori Cerita

Cerita Lama

Cerita Stats

  • 636,712 Orang-orang Baik

%d blogger menyukai ini: