Puting Beliung di Bandung

dari www.pikiran-rakyat.com

Hasil Kerja Keras 6 Tahun Sirna Dalam 5 Menit

MATA Taryono (35) berkaca-kaca, Kamis (29/11) sore. Suaranya bergetar saat menceritakan bagaimana rumah ukuran 7 x 7 meter yang baru berdiri empat hari itu, kini rata dengan tanah. Akibat angin puting beliung yang hanya berlangsung kira-kira lima menit Rabu (28/11) sore itu, rumah senilai Rp 20 juta hasil kerja kerasnya selama enam tahun, langsung sirna.
RUMAH milik Taryono (35) di Kp. Lembang Desa Bojongsari Kec. Bojongsoang Kab. Bandung rata dengan tanah setelah disapu puting beliung, Rabu (28/11). Sedikitnya 2.000 rumah di wilayah Bandung selatan menjadi korban puting beliung dalam dua hari terakhir.*DENI YUDIAWAN/”PR”

Profesi warga Kp. Lembang, Desa Bojongsari, Kec. Bojongsoang, Kab. Bandung itu hanyalah sebagai pemulung. Bagi dia, mengumpulkan uang Rp 20 juta untuk membangun rumah, bukan hal mudah. Apalagi kini semua harta bendanya rusak tertimpa reruntuhan dinding dan atap rumahnya.

”Kaca jendela pecah saat angin kencang datang. Kami sekeluarga langsung lari ke luar rumah karena takut terkena pecahan kaca. Baru dua meter ke luar dari pintu, rumah langsung roboh,” kata Taryono.

Meski seluruh harta bendanya habis, keluarga Taryono masih beruntung karena insiden itu tak merenggut korban jiwa. Istrinya, Kartika (32), bersama tiga orang anaknya berhasil menyelamatkan diri.

Kartika mengatakan, rumahnya memang belum jadi benar karena masih dalam tahap pembangunan. Temboknya belum dipelur, langit-langitnya juga belum ada, sedangkan kaca jendela belum semuanya terpasang. Namun, karena selalu memimpikan memiliki rumah tinggal sendiri, mereka memutuskan untuk tinggal di rumah itu. ”Semula, kami membangun rumah di sini justru karena trauma dengan angin puting beliung yang menimpa rumah tinggal semipermanen kami, yang lokasinya kebetulan tak jauh dari sini. Waktu itu, atap rumah roboh. Niat mencari aman, malah terkena angin puting beliung yang lebih parah,” ucap Kartika lirih.

Keluarganya tak bisa memasak lagi karena semua peralatan rumah tangga hancur tertimpa bangunan. Ketiga anaknya pun terpaksa libur sekolah karena tak lagi memiliki peralatan sekolah.

**

TARYONO adalah satu dari ribuan korban angin puting beliung yang menimpa wilayah Bandung selatan dalam dua hari terakhir. Tercatat sedikitnya 2.000 rumah mengalami kerusakan di sejumlah kecamatan di Kab. Bandung. Kec. Bojongsoang adalah daerah terparah terkena angin puting beliung tersebut.

Berdasarkan data yang dikumpulkan petugas Kantor Kec. Bojongsoang, angin puting beliung terjadi merata di seluruh desanya. Tercatat 73 rumah tinggal dan lio bata merah rusak berat dan 1.916 rumah lainnya mengalami rusak ringan. Total kerugian materi yang diderita akibat bencana alam di Bojongsoang itu tak kurang dari Rp 1,3 miliar. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

”Desa Bojongsari adalah yang paling parah di antara desa-desa lainnya. Banyak rumah yang rata dengan tanah. Selain itu, banyak pohon tumbang menimpa rumah. Yang termasuk kategori rusak ringan adalah yang mengalami kerusakan hanya pada bagian atapnya,” kata Kepala Desa Bojongsari Kec. Bojongsoang, Ujang Ruhiyat.

Ironisnya, masyarakat Bojongsoang justru tak menyangka akan ada angin puting beliung seperti yang terjadi dalam dua hari terakhir. Para aparat kecamatan hingga desa, sebenarnya sedang bersiaga menghadapi banjir yang kerap datang setiap musim hujan.

”Kami telah menyiapkan dua buah tenda peleton dan puluhan veldbed untuk antisipasi banjir, eh… justru puting beliung yang datang,” kata staf Tramtib Kec. Bojongsoang, Aep Supardi.

Angin puting beliung juga melanda sejumlah kecamatan lainnya. Di Kec. Ciparay, empat rumah di Desa Ciheulang dan dua rumah di Desa Bumiwangi rusak. Di Kec. Dayeuhkolot, sejumlah rumah rusak ringan, dan beberapa pohon tumbang. Puting beliung juga melanda Kec. Katapang yang menghempaskan delapan buah rumah di Desa Sukamukti dan dua rumah di Desa Sangkanhurip. (Deni Yudiawan/ ”PR”)***

0 Responses to “Puting Beliung di Bandung”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Quote of The Day

Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
(Earl Nightengale)
Visit Zenk's Life

Nyang Gi Baca Cerita

web stats

Kategori Cerita

Cerita Lama

Cerita Stats

  • 636,832 Orang-orang Baik

%d blogger menyukai ini: