Simpang

pernah suatu ketika aku bersimpang jalan dengan waktu, Ia bertanya “hendak kemanakah aku?”. aku membisu, karena selama ini aku membiarkan kakiku melangkah kemana ia ingin. Entah melawan arus waktu atau mengalir bersama sang waktu.

saat itu aku hanya terpaku, dan untuk kedua kalinya Ia bertanya “hendak kemanakah aku?”. semestinya aku hanya perlu menjawab “tak tahu”, tapi aku terlalu malu. karena seyogyanya sang waktu selalu berjalan maju, dan tak pernah berhitung mundur.

aku sedang merenungi, sejauh mana langkah kaki ini mengikuti sang waktu. dua jam berlalu, masih di simpang tadi. dan ketika kusadari, yang bertanya tak lagi di depanku. Aku coba mengejarnya, barangkali masih tak jauh.

Sejam, dua jam, sehari, dua hari, sang waktu tak dapat kutemui. dan hitungan bulan berlalu, aku sendiri masih kebingungan mencari jawaban yang pas untuk kujawab dan kupertanggungjawabkan pada sang waktu yang bertanya.

sisi hati meragukan eksistansi diri, “hendak kemanakah aku?” tanya hati. sekali lagi aku menyelami tanya dalam hati, smoga kali ini kudapat jawaban sejati. entah mengapa, aku ingin bisa menjawab pertanyaan ini dengan sebaik-baiknya. padahal belum tentu juga aku punya cukup waktu untuk melangkahkan kakiku. tapi, aku berharap ketika sang waktu bertanya lagi (meski entah kapan) aku bisa menjawabnya dengan lugas dan penuh keyakinan.

“aku hendak kemana aku menuju”, begitu aku coba meresapi jawaban yang kutemui di hati. pertanyaan berikutnya, hati masih tak tahu kemanakah aku menuju, “hendak kemanakah aku menuju??”. dan kembali aku tertegun.

bantu aku menjawab tanya hati di hatiku. semoga aku bisa menemukan jawabannya, sebelum sang waktu datang dalam rupa yang lain. hingga simpang ini cukup mengarahkan aku, kemana aku menuju.

3 Responses to “Simpang”


  1. 1 bocah Desember 23, 2007 pukul 12:43 pm

    kemana hidup anda ? kalo saya ditanya begitu saya akan jawab hidup saya akan menuju kepada sesuatu hal yang saya sukai. Jgn sampai hidup ini mengalir seperti air sungai😀

  2. 2 jimmy Desember 24, 2007 pukul 4:42 am

    pertanyaan yang sungguh sulit, tidak semua orang tahu apa tujuan hidupnya, apa yang diinginkan dalam hidupnya. untuk tahu kemana hidup anda, pikirkanlah segala sesuatu yang anda inginkan, bukan yang tidak anda inginkan, dengan demikian tujuan hidup anda akan terbuka dengan sendirinya..

  3. 3 rijalulghad Desember 24, 2007 pukul 5:52 pm

    @bocah
    yg dsukainy apa mas??? dunia perlendiran to?? wekekek..
    @jimmy
    pengenya sih gitu mas. tp, apa daya hati tak karuan.. nice blog boss, makasih ya dah mo mampir…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Quote of The Day

Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
(Earl Nightengale)
Visit Zenk's Life

Nyang Gi Baca Cerita

web stats

Kategori Cerita

Cerita Lama

Cerita Stats

  • 636,712 Orang-orang Baik

%d blogger menyukai ini: