Nekad

dari sbuah media kabar di Bandung. 3 anggota cinta alam dinyatakan hilang di Gunung Agung (Inget mas baladika). ya, saya memandang ini adalah bagian sikap ceroboh anak-anak pecinta alam yang bernamakan nekad. di satu sisi saya salut, nekad itu kadang perlu. tapi harus dengan perhitungan juga, jadilah itu sebuah keberanian. bukan nekad yang bunuh diri.

Akhirnya, hanya do’a dari saya. semoga Allah memberikan kesabaran di tengah ketersesatan sodara, smoga Allah memberikan kemudahan ntuk kembali pulang dengan selamat. bagi yang lain, sebaiknya patuhi peringatan jagawana. mereka lebih punya pengalaman daripada kita.

=================================================================================================

Tiga Mahasiswa Hilang Berasal dari Utama
Radius Pencarian di Gunung Agung Terus Diperluas

BANDUNG, (PR).-
Tiga mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bandung (STIEB) yang dikabarkan hilang di Gunung Agung Bali adalah mahasiswa Universitas Widyatama Bandung. STIEB adalah nama lama sebelum berubah menjadi Universitas Widyatama (Utama).

Ketiga mahasiswa yang dilaporkan hilang adalah Eko Saputra Sudirman (angkatan 2005 Jurusan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa), M. Iqbal (angkatan 2005 Fakultas Bisnis Manajemen), dan Yunita Indah Safitri (angkatan 2006 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi).

“Memang benar, ketiganya adalah mahasiswa kami. Akan tetapi, mereka berangkat tanpa sepengetahuan lembaga, karena memang sedang berlibur. Mereka pergi atas inisiatif sendiri,” kata staf Humas Universitas Widyatama Iyan Heryana, saat ditemui di kantornya Jalan Cikutra Bandung, Senin (31/12).

Menurut Iyan, ketiga mahasiswa tersebut adalah anggota Bramatala (Barisan Pecinta Alam Mahasiswa Widytama). “Jika kepergian mereka atas sepengetahuan lembaga, mereka harus mengantongi izin dari orang tua. Kami selalu melampirkan surat izin orang tua,” katanya.

Sebagaimana diberitakan, permintaan petugas keamanan wisata (Balawista) Besakih Bali untuk tidak mendaki, tidak dihiraukan tiga mahasiswa STIE Bandung ini. Mereka nekat mendaki Gunung Agung hingga ketiganya diduga hilang sejak mendaki, Rabu (26/12).

Untuk mencari korban, kini radius pencarian tiga mahasiswa tersebut diperluas ke sekitar lereng Gunung Agung, Karang Asem, Bali. Selain itu, tim pencari di lokasi juga diperbanyak.

“Kita belum tahu sasaran pertama. Akan tetapi, kita akan pusatkan pencarian di sekitar lokasi penemuan barang bukti,” kata Kepala Polisi Sektor Rembang, Ajun Komisaris Wayan Widarma kepada okezone, Senin (31/12).

Minggu (30/12) malam, petugas memutuskan untuk menunda penelusuran lereng gunung karena tidak ada penerangan dan hujan lebat yang terjadi di lokasi.

Sejauh ini, petugas kepolisian belum mendapatkan kejelasan motif hilangnya ketiga mahasiswa tersebut. Belum diketahui, apakah mereka tersesat atau terkena musibah.

Para mahasiswa ini melakukan pendakian Gunung Agung sejak Rabu (26/12). Sehari kemudian, rekan-rekan korban kehilangan kontak dengan mereka. Sejak itu, mereka dinyatakan hilang.

Kasubag Humas Universitas Widyatama Budi Santosa menjelaskan, pihaknya baru mendapat kabar hilangnya tiga mahasiswa tersebut dari media massa, Minggu (30/12) sore.

Budi mengatakan bahwa keberangkatan ketiganya pun tidak diketahui persis waktunya. Diperkirakan, mereka mendaki Gunung Agung untuk mengisi libur panjang 20 hingga 26 Desember 2007, bahkan menyambung hingga awal 2008.

“Keberangkatan mereka memang diketahui Ketua Bramatala. Namun, mereka berangkat atas keinginan sendiri, bukan kegiatan Bramatala atau biro kemahasiswaan,” ujar Budi.

Bramatala dan biro kemahasiswaan terus mencoba menghubungi orang tua dari ketiga mahasiswa tersebut. Dua dari tiga mahasiswa ini berdomisili di Jakarta dan satu lainnya berasal dari Bandung.

Dia menyatakan, Utama terus berkoordinasi dengan Bramatala dan orang tua untuk menentukan langkah selanjutnya. (CA-182)***

9 Responses to “Nekad”


  1. 1 veria Januari 3, 2008 pukul 5:22 am

    setuju bung, napa y?orang kalo udah nekat ngalahin nalar tk brpikir?

  2. 2 vinc Januari 4, 2008 pukul 4:54 pm

    nekad? emang tau? kayanya sih sok tau ya? he he he he
    sapa bilang itu kecerobohan? emang tau? sekali lg, kayanya sih sok tau. kalo mo sedikit pesiar wawasan, bahkan yg sdh terlatih dan berpengalaman pun ada aja kejadian seperti yg dibilang nekad itu. aku pikir itu bukan soal nekad ato ga, bisa aja emang karena peristiwa yg di luar kuasa diri sendiri.
    nekad itu kan persepsi yg dimunculkan karena ketidaktahuan deh!

  3. 3 rijalulghad Januari 4, 2008 pukul 8:22 pm

    @veria
    tergantung.. kadang ga juga.. bahkan boleh jadi nekad lahir karena dah dipikir a.k.a itung2an tapi brubah namanya: berani

    @vinc
    “bisa aja emang karena peristiwa yg di luar kuasa diri sendiri.”
    yap, setuju. tapi om jagawana kan dah ngasih tau dan berikan larangan pendakian. ini lho yg saya maksud. nekad (dlm pengertian berani ambil resiko) pada tempatnya sih it’s ok.

    “nekad itu kan persepsi yg dimunculkan karena ketidaktahuan deh!”
    tergantung juga. klo dah dikasih tau dan jalan terus, namanya apa mas??

    kabar terakhir: masih belum ditemukan, Basarnas dan 50 orang sukarelawan masih mencari.

    teriring do’a, smoga ketiganya selamat..

  4. 4 alan Januari 5, 2008 pukul 1:25 am

    kadang batas antara orang jenius & gila tipis banget..
    nekat atw ngga tergantung dari mana sudut pandang kita melihatnya..
    mungkin bagi kita mereka itu nekat,,
    tapi buat mereka mungkin ada sesuatu yg harus diperjuangkan🙂

  5. 5 rijalulghad Januari 5, 2008 pukul 1:59 am

    @alan
    ya, om. sy pny pengalaman pribadi (kebtulan sy termasuk penggiat aktivitas alam bebas), makanya sy selipkan do’a buat mereka. karena ketika melihat tmn2 ini sy inget kenekatan dr.
    liat juga komentar sy atas @vinc. trmksh smua..

  6. 6 alan Januari 5, 2008 pukul 3:21 am

    oke..
    soalnya saya tau cerita mereka..
    (satu kampus)
    dah masuk hari ke 11 mereka hilang,,
    mereka b`3 sempet kepisah,
    yah moga bisa cepet pulang ke Bandung dgn selamat..
    Amiinn..

  7. 7 rijalulghad Januari 5, 2008 pukul 12:44 pm

    @alan
    tau drmn mas mrk trpisah? wah, klo blh tau dr ktigany ini ada yg msh bs dhubungi (via hp, dll)? klo mungkin, ini pnglmn y.. kirim koordinat mrk (klo bw gprs).. salam bwt tmn2 bramatala..

  8. 8 anon Januari 7, 2008 pukul 12:40 am

    nekad?!
    jangan suka menyimpulkan dari brita koran doang.
    kronologisnya blm ada yg tau pasti… yang jelas sampai saat ini baru diketemukan 1 korban meninggal, di lereng selatan puncak. pastinya terjatuh, tapi diperkirakan meningalnya karena hipotermi saat survival di tempat itu. gak ada yang tau kondisi alam secara pasti. banyak kemungkinannya, apa karena tebing lereng gunung yang longsor, karena setelah ketinggian 2.400 m dpl memang daerah tersebut hanya terdiri dari batu dan pasir, dengan vegetasi yang sangat jarang. badai bisa saja terjadi tiba2. prinsip seseorang yang tidak mau mempercayai hal mistis juga patut di hargai dong… yang jelas kejadian alam ini memang suatu kecelakaan yang sangat tidak di ingini dan bisa terjadi begitu saja seperti badai, petir, longsor, dsb
    terpisah atau tidak sebelum terjatuh belum di ketahui pasti, karena 2 korban yang lain belum diketemukan.
    mari kita sama2 doakan saja..

  9. 9 rijalulghad Januari 7, 2008 pukul 1:07 am

    @anon
    penjelasan pribadi sudah sy smpekan dkomen sblumny.
    “tidak mau mempercayai hal mistis juga patut di hargai dong yang jelas kejadian alam ini memang suatu kecelakaan yang sangat tidak di ingini dan bisa terjadi begitu saja seperti badai, petir, longsor, dsb”
    setuju, sekedar menambahkan juga philosofi pecinta alam (versi saya) dapat dibaca di tulisan “Menghitung Warna Pelangi”.
    sy turut berduka atas meniggalnya teman sodara. do’a sy ga berhenti demi keselamatan yg lainnya.

    salamhangat
    ~pendaki


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Quote of The Day

Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
(Earl Nightengale)
Visit Zenk's Life

Nyang Gi Baca Cerita

web stats

Kategori Cerita

Cerita Lama

Cerita Stats

  • 636,832 Orang-orang Baik

%d blogger menyukai ini: