Setelah Bosan

Melihat tayangan televisi terkait meninggalnya Pak Harto membuat terusik untuk blogwalking. Ada mantan ketua BEM FH Univ. Andalas, yang bercerita tentang kajian menengah komprehensif (karena beliau mengakui kajiannya kurang komprehensif =)) terhadap Pasal 33 UUD 1945. Baca aja sendiri yah..

Bosan dengan tema pandangan politik, saya kembali ingin melampirkan catatan anak manusia.

Pekan kemarin merupakan pekan ujian, ujian stage-2 (baca: blok dua). ya, ujian akhir semester, mudahnya begitu sulitnya minta ampun. Kemudian disibukkan dengan tugas yang belum selesai terkait perobotan yang sempat bikin muak. Project ini juga yang mengantarkan saya mengunjungi Jerman (liburan gratis =)).
Namun demikian, sedikit berbagi. kesibukan saat ini adalah mencari kamar di Eindhoven. Eindhoven merupakan salah satu kota cukup besar di Belanda, mengingat historis-nya dan juga kotanya yang dimana perusahaan kelas dunia ada, PHILIPS. Selain itu, Eindhoven memiliki lapangan terbang sendiri, Adi Sucipto-lah kalo di Indo mah. Heheh..

Ya, yang ingin dibagi adalah:
1. Belajar-bersyukur
dalam pandangan saya gusar itu datang ketika tidak memiliki rencana, kemudian suatu rencana tidak atau belum dilaksanakan. Solusinya adalah konsep manajemen: tulis yang mau dilakukan, lakukan apa yang ditulis, dan tulis apa yang sudah di lakukan.
alhamdulillah, saya diterima untuk workplacement di PHILIPS, Eindhoven. Selama enam bulan ke depan saya akan bersibuk ria dengan kerjaan di Philips (catatan: ini graduation assignment).
proses gusar saya menatap sisa hidup di sini (Belanda) yang masih lama dengan kondisi keuangan yang negatif, terbayar sudah. ragam usaha dan do’a jadi satu. kembali, Alhamdulillah.

2. Belajar-memahami
memahami dalam pandangan saya adalah lebih dari sekedar mengerti, karena mengerti terkesan diktator sedangkan memahami egaliter. terkait apa? diskusi dengan seorang teman mengenai rencana hidup (plan life), 5 peluang yang saya miliki untuk dipilih dan direalisasikan pasca-kelulusan. menarik. bicara tentang peluang S2 di Indo, di Belanda atau di negara lain, juga termasuk mengajar di politeknik di luar jawa. (kebetulan beliau salah satu mahasiswa program master di TU/e, juga salah satu dosen politeknik di Sumatra).
Satu pertanyaannya: mengapa DIKTI memberikan beasiswa tanpa ikontrak dinas???
yang saya belum mampu memahami jawabannya. pertanyaan lain terkait mengapa Amin Rais mengajak memaafkan Soeharto dan lain-lain masih bisa saya jawab dengan modal blogwalking. yang ini belum.
kenapa beliau nanya seperti itu, alasannya karena kebanyakan para beasiswan (istilah ngarang) dengan beasiswa unggulan DIKNAS memilih kerja di sini ketimbang pulang ke Indo, sekalipun sudah memiliki pekerjaan tetap di Indo (katakan dosen).
Nah, ini menarik.. kebetulan kemarin sudah saya bahas tentang hal ini. Jadi tambahan referensi.

3. Belajar-memaafkan
Kalau kamu masih ketua BEM, hari ini apa yang akan kamu lakukan terkait meninggalnya Pak Soeharto?
Jawab saya: Masuk kelas, kuliah. Pimpin do’a di kelas smoga Allah berkenan menerima iman dan islamnya karena kita harus mengenang kebajikan bukan kedzaliman. Seperti apa yang disampaikan Bang Yusril.

Nah Lo?? Gugatan hukumnya mau tidak mau terhenti alias kasus ditutup. Perdata? must go on..

Sementara itu dulu.
Ada beberapa kerjaan:
1. Mencari kamar
2. Beres2 kamar di Vlissingen dan Check Out, sambil benerin sepeda.
3. reimburse tiket ke kampus dan Re-exam (menunggu perkembangan)
4. Tugas a scientific proposal
5. Searching: topik terkait kerjaan di Philips
6. Pindahan (ini yang repot, sodara!!)
7. nunggu dokumen dari Indo terkait aplikasi program master sy disini

Mohon do’a sodara2..
salam hangat

5 Responses to “Setelah Bosan”


  1. 1 goyangan Januari 28, 2008 pukul 4:31 pm

    weit…holland nich…mantabbb😀

  2. 2 rijalulghad Januari 28, 2008 pukul 10:13 pm

    @goyangan

    jadi mau malu.. hohoo.. makasih dah berkunjung bos..🙂

  3. 3 Zalfany Februari 1, 2008 pukul 9:36 am

    Mas Rijal mau mencari kamar di Eindhoven? Kalau saya bisa kasih saran, sebaiknya minta ke Philips untuk yang mencarikan. Cari kamar di sini lumayan susah (pengalaman teman2 yang bahkan sudah tinggal di sini beberapa lama).

    Philips (Research?) biasanya sudah memiliki alokasi kamar-kamar yang memang disediakan untuk student yang sedang melakukan internship. Harganya juga relatif tidak mahal, dan memang sudah ada jatah dari gaji yang dibayarkan oleh Philips dialokasikan untuk biaya akomodasi kan?

    Ditunggu di Eindhoven ya… silakan kalau perlu bantuan kirim email langsung ke saya.

  4. 4 rijalulghad Februari 1, 2008 pukul 6:34 pm

    @Zalfany
    iya, sayangnya Philips Lighting tidak seperti philips yg lain. Meski ada uang akomodasi, tapi kamar cari sndiri. Alhamdulillah sudah dapat, meski seadanya.. jauh dari peradaban,, hiks2..

    terima kasih atas tawaran bantuannya. klo boleh minta no HP-nya.. makasih.. saya: 0617027944

  5. 5 varendy Februari 6, 2008 pukul 7:38 am

    wah holland, bagi saya itu masih mimpi, but in the near future i’ll be there, just wait and see.

    a comment from varendy.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Quote of The Day

Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
(Earl Nightengale)
Visit Zenk's Life

Nyang Gi Baca Cerita

web stats

Kategori Cerita

Cerita Lama

Cerita Stats

  • 636,832 Orang-orang Baik

%d blogger menyukai ini: