Dari Film Fitna hingga Penggusuran Rawasari

Hati ini lagi panas, sangat-sangat panas. Setelah salah seorang anggota parlemen Belanda dari Partai Kebebasan merilis film fitna. Semoga Allah SWT menurunkan azabnya bagi Wilders. Memang menarik sekali film-nya sehingga menjadi topik di blogsphere seperti di sini, sini, sini, sini, dan sini.

Banyak juga yang sengaja mengirim pertanyaan via YM saya, hanya karena kebetulan saya tinggal di Belanda. Tak terkecuali adik saya yang kuliah di FIKOM UNPAD, yang penasaran tentang bagaimana film fitna itu sebenarnya. Entah apa yang kawan-kawan di Indonesia pikir.

Yang jelas, saran saya jika saudara MUSLIM kemudian TIDAK SENANG dengan keberadaan FILM FITNA. MAKA, JANGAN habiskan waktu untuk MENONTON FILM FITNA!. Apalagi men-download atau menyebarluaskannya. ITU sama saja dengan MENYAKITI perasaan MUSLIM, terutama yang ada di negeri Belanda ini. Tentu saja AKAN membuat WILDERS senang. Karena kaum Muslimin pun bereaksi dengan FILM FITNA tersebut.

Kembali, hati lagi panas. Setelah membaca berita sebulan lalu tentang penggusuran di Rawasari, DKI Jakarta. Lebih lengkap ada di sini, juga kompas, okezone, liputan6. Makan hati, sangat makan hati. Penggusuran di daerah Rawasari merupakan pelanggaran hak azasi manusia versi orde baru dan sekarang menjelma pada PEMDA DKI. Sudah dari awal saya tidak percaya pada pasangan Fauzi Bowo dan Prijanto. Bukan hanya karena kredibilitas mereka dan trackrecord mereka sebelum ini yang kurang, tapi juga karena keberpihakannya kepada kaum kecil dan menengah sangat kurang. Lengkap sudahlah ketidakpercayaan ini dan menjadikan mereka sebagai kaki tangan pemegang modal dan pemilik uang.

Penggusuran dari masa ke masa selalu saja menjadikan masyarakat kecil menjadi korbannya. Di manakah matahati para birokrat dan PEMDA DKI ini?? Tak ingatkah mereka pada janji kampanye mereka?? Ya, inilah realitas. Sebagai catatan semoga tidak terjadi hal yang sama di daerah-daerah lain.

Penggusuran di Rawasari sekali lagi merupakan tindakan semena-mena dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Melalui tulisan ini saya mengecam perlakuan PEMDA DKI yang telah menelantarkan warganya dan saya mendukung pengusutan tuntas atas ketidakadilan ini di hadapan hukum.

Memoar kerinduan pada Tanah Air, Indonesia

9 Responses to “Dari Film Fitna hingga Penggusuran Rawasari”


  1. 1 hmcahyo Maret 31, 2008 pukul 6:04 am

    “Yang jelas, saran saya jika saudara MUSLIM kemudian TIDAK SENANG dengan keberadaan FILM FITNA. MAKA, JANGAN habiskan waktu untuk MENONTON FILM FITNA!. Apalagi men-download atau menyebarluaskannya. ITU sama saja dengan MENYAKITI perasaan MUSLIM, terutama yang ada di negeri Belanda ini. Tentu saja AKAN membuat WILDERS senang. Karena kaum Muslimin pun bereaksi dengan FILM FITNA tersebut.”

    SETUJU MAS – BANYAK ORANG-ORANG ISLAM YANG JUSTRU IKUT MENYEBARKANNYA MELALUI LINK DI BLOG

    maaf pake tulisan besar

    salam dari malang
    hmcahyo.wordpress.com

  2. 2 novi Maret 31, 2008 pukul 1:11 pm

    hiks, saya termasuk yg penasaran dan liat. tapi ga sampe nyebarin.. thanks for your suggestion

  3. 3 norie April 1, 2008 pukul 2:07 am

    Iya PemKot DKI ‘lucu’ sejak dipimpin Bang Kumis. Harusnya Bang kumis faham bahwa selain tata kota yang baik orang juga perlu cari makan.
    Satu hal positif yang bisa diambil dari penggusuran: Semangat SatPol PP dalam menggerebek. Seandainya saja semangat serupa itu diterapkan dalam pemberantasan Koruptor.

  4. 4 vizon April 1, 2008 pukul 7:48 am

    Meski Islam difitnah dari sudut apapun juga, itu tidak akan menyurutkan keimanan saya, dan juga tidak akan mengurangi rasa hormat saya kepada saudara2 saya non Muslim lainnya. Karena saya tahu, bahwa saat ini, agama sudah menjadi produk politik.

    Sebetulnya, isu agama yg dipolitisir tidak hanya terhadap Islam, terhadap agama2 lain juga sudah sering. Hanya, isu Islam jauh lebih “enak” buat mainan.

    Adalah lebih baik bila kita mencoba untuk arif dengan tidak terpancing secara emosional. Sehingga, kerukunan kita dengan tetangga kita yang berbeda agama tidak ikut2an terganggu… Mempertahanklan persaudaraan antar sesama manusia, jauh lebih berharga, daripada melayani kerjaan manusia yg tidak beradap tersebut…

    Semoga Allah, merahmati kita semua…

  5. 5 anti April 1, 2008 pukul 8:19 am

    jujur J sY belum nonton film yang judulnya FITNA ini….pertama kali tau langsung aja sakit hati kenapa harus menjelek-jelekan islam. Timbul rasa penasaran yang dalam terhadap film ini sebenarnya tentang apa dan bagaimana bentuk penghinaannya. Mungkin ada hikmah yang bisa kita ambil yaitu Insya Allah justru akan membuat kita sesama muslim semakin yakin akan agama kita yaitu Islam serta mempererat ukhuwah kita. Klo yang udah nonton tolong cerita2 juga……wassalam

  6. 6 dwi Yanto April 1, 2008 pukul 10:15 am

    [b-quote]Semoga Allah SWT menurunkan azabnya bagi Wilders.[b-quote]
    Mungkin bisa diganti dengan Semoga Allah Azza Waja’ala memberikan Cahaya Hidayah, masalah azab pasti Allah SWT lebih bijak kita tidak berdoapun Allah SWT dah memberikan yang terbaik bagi umat.Intinya saya juga mengutuk dengan keras sikap berlebihan ini, Umat Islam pantas marah untuk pelecehan-pelecehan seperti ini, baca tanggapan saya di
    http://duwex.wordpress.com/2008/03/31/tanggapan-saya-seputar-kontroversi-film-fitna/

  7. 7 kelepon April 2, 2008 pukul 11:07 am

    Saya juga sebenarnya kurang setuju dengan kepmimpinan FAuzi… tapi Mas jangan ngutuk dia gitu ah. Lha wong dia bisa jadi Gubenrnur itu melalui PILKADA.. dan pilkada itu yang milih warga jakarta juga. Mending Omelin warganya aja…. Hehehhe piss ahh😀

  8. 8 kelepon April 2, 2008 pukul 11:19 am

    Jadi… mending kita pinterin rakyat aja deh… jangan sampai di bodohi terus (termasuk saya juga rakyat bodoh yang sering dibodohin)……


  1. 1 Fitna & April Mop « kangtutur.com Lacak balik pada April 1, 2008 pukul 3:20 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Quote of The Day

Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
(Earl Nightengale)
Visit Zenk's Life

Nyang Gi Baca Cerita

web stats

Kategori Cerita

Cerita Lama

Cerita Stats

  • 637,137 Orang-orang Baik

%d blogger menyukai ini: