Menulis Curriculum Vitae

Beberapa waktu lalu, aye uji nyali dengan ikut beberapa bursa kerja yang diadakan di dua kota besar. Pertama, career fair di GOR Jatidiri, Semarang. Selama dua hari 22-23 Oktober 2008, aye mencoba memasukkan lamaran kerja ke beberapa perusahaan. Salah satu yang mengundang aye untuk tes adalah PT Prima Jabar Steel, perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan mesin produksi bagi industri-industri ini cukup terlihat bonafit di mata aye.

Kedua, career days di Pendopo POLBAN, Bandung. Pada tanggal 28-30 Oktober 2008. Berbeda dengan yang pertama, bursa kerja satu ini mengundang beberapa perusahaan multinasional. Diantaranya perusahaan oil service, Schlumberger. Idola para alumni POLBAN terutama dari jurusan rekayasa (teknik). Termasuk anak-anak jurusan teknik kimia. Selain gaji yang terbilang besar, pembekalan bagi para pekerja cukup sering frekuensinya dan bertempat di luar negeri. Dua alasan yang cukup untuk menarik minat para freshgraduate.

Tulisan kali ini tidak akan membahas lowongan kerja apa saja yang ada, melainkan satu dari sekian persiapan pada saat melamar kerja. Yakni, menulis dan menyusun curriculum vitae. Menyambung tulisan kemarin tentang pentingnya curriculum vitae dalam melamar kerja.

Sebagai catatan, beberapa perusahaan meminta menuliskan curriculum vitae pada form yang mereka sediakan.

Curriculum vitae yang baik sesuai logika berpikir meliputi:

– personal information;
– description of your work experience;
– description of your education and training
– detailed inventory of your skills and competences, acquired in the course of your training, work and daily life.

Bagi freshgraduate mungkin agak berbeda, poin nomor 2 dapat dihilangkan dan diganti dengan pengalaman kerja praktik setelah pendidikan formal, beserta tanggung jawab yang diemban.

Tanpa basa basi lebih jauh, silakan download Curriculum Vitae M.R.A. Razaq (maaf link dihapus).

Perlu diingat:

– Curriculum Vitae dicetak pada kertas putih;
– Keseragaman font dan tata letak;
– Menghindari garis bawah atau menulis seluruh kalimat dalam huruf besar atau tebal: ini akan mempengaruhi penilaian pembaca dokumen;
– Tidak memisah entri dalam satu judul lebih ke dalam dua halaman (misalnya daftar kursus pelatihan):untuk menghindari ini gunakan perintah ‘page break’ dalam perangkat lunak pengolah kata;
– Kotak yang berisi berbagai judul sebaiknya tidak muncul ketika dokumen dicetak.

Bagaimana pengalaman kawan-kawan dalam menulis dan menyusun curriculum vitae? Silakan berkomentar

Suka dengan tulisan aye? silakan berlangganan di sini
Ingin berbagi cerita lebih? mari bertukar link

4 Responses to “Menulis Curriculum Vitae”


  1. 2 thalique November 27, 2008 pukul 5:23 am

    thanks mas…lagi nyari tentang ini juga

  2. 3 franz Januari 12, 2009 pukul 8:00 am

    thanx.. buat infonya…. salam kenal ya…

  3. 4 juna Februari 5, 2009 pukul 8:13 am

    wah ini bagus untuk menambah kekuatan CV!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Quote of The Day

Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
(Earl Nightengale)
Visit Zenk's Life

Nyang Gi Baca Cerita

web stats

Kategori Cerita

Cerita Lama

Cerita Stats

  • 636,832 Orang-orang Baik

%d blogger menyukai ini: