Cerita Pemerkosaan dan Valentine Day

Reference to build your home and house, also gardening.

Cerita pemerkosaan selalu jadi hal yang menyedot perhatian para pengguna internet, entah kenapa. Cerita seks, cerita17 tahun ke atas dan cerita “panas” lainnya.

Indonesiaku sedang sakit

Kutipan di atas aye ambil dari komentar di cerita ponari dukun cilik. Apa yang menjadi kesimpulan kang silmikaffa, ternyata terasa pula oleh MUI Jabar. Alhamdulillah..

Kemerosotan moral yang dipertontonkan generasi hari ini, terutama kaum muda kian kebablasan. Pengaruh budaya luar dan upaya misionaris global untuk menjauhkan kaum muslimin dari keislaman dan tauhid kepada Allah SWT secara terang-terangan tanpa terasa mulai menghinggapi kaum muda kita.

Valentine Day bukan berasal dari budaya bangsa Indonesia, apalagi kebiasaan kaum muslimin. Tidak ada perayaan hari kasih sayang dalam Islam, karena kasih sayang adalah fitrah yang Allah berikan dalam hati setiap insan dan setiap saat. Sebagai mana Allah berfirman dalam ayat 1 QS Al-Fatihah: Bismillahirrahmaanirrahiim..

Sehingga kasih sayang tidak membutuhkan momentum macam hari kemerdekaan dlsb, melainkan kasih sayang berlaku setiap saat sepanjang kita bernafas di dunia ini tentu dengan kaidah-kaidah syari’ah. Utamanya terhadap orangtua, kaum muslimin dan makhluk Allah lainnya.

Berikut tanggapan MUI Jabar tentang perayaan Valentine Day.

Masyarakat muslim diharamkan mengikuti “Valentine Day” pada tanggal 14 Februari.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, mengemukakan hal itu kepada ANTARA, di kantor MUI Jabar, Jum,at.”Bagi Umat Islam ikut ‘valentine’ (day), itu haram,” katanya.

Ia mengatakan, budaya “valentine day” ialah budaya non-muslim.

“Valentine itu kan dari budaya luar, dan asal usul valentine itu orang pacaran yang tidak pakai norma agama, jadi kenapa harus orang Islam harus meniru budaya itu,” katanya.

Menurut dia, dalan ajaran Islam tidak mengenal peringatan hari kasih sayang, karena Islam memandang setiap hari ialah hari kasih sayang.

Hafidz Utsman mengemukakan pihaknya tidak melarang bagi orang non-muslim yang akan merayakan hari kasih sayang.

“Kalau ada orang non muslim yang merayakan valentine silahkan saja, selama tidak mengganggu kita (warga muslim),” katanya. sumber: Antara

Terus apa hubungannya cerita valentine day dan cerita pemerkosaan? Valentine Day sejak awal sejarahnya merupakan budaya permisif terhadap freesex, apa yang kemudian diserap oleh kaum remaja barat sebagai hari untuk berpesta bersama pasangannya dan berbagi kasih sayang yang lebih diartikan dengan memberikan keperawanan (jika masih perawan) atau paling tidak berhubungan badan, a.k.a. making love. Hubungan dengan pemerkosaan adalah, masalah sukarela dan keterpaksaan dari pasangan saja (lebih khusus kaum wanita). Astaghfirullah.. Sungguh Allah SWT dan Rasulullah SAW telah memberikan peringatan tentang ini 14 abad yang lalu.. jauhari sebelum Islam ini menyebar di muka bumi.

Laa takrobuzzinaaa..

Wallahu a’lam bisshawwab..

35 Responses to “Cerita Pemerkosaan dan Valentine Day”


  1. 1 Billy Koesoemadinata Februari 14, 2009 pukul 1:34 pm

    yah,, susah juga jal kalo misal valentine dilarang gitu aja..
    nanti pasti sama kaya’ pas RUU APP dan RUU PP kemaren..

    mending, kita menyadarkan secara moral aja..😉

  2. 2 bangzenk Februari 14, 2009 pukul 2:33 pm

    sabenerna nu pengen di sampein teh cuma singkat, valentine day itu bukan budaya kita (orang Indonesia).

    gitu bil,

    jujur aja aye sedih liat kaum muda nyang belepotan coklat valentine, tanpa sadar mereka melupakan budaya negeri ini.. sikap santun terhadap ortu, sayang ke sesama manusia juga kan Islam dah ngajarin berlaku sepanjang hayat tanpa membedakan SARA dsb.

    sayang, banyak dari kita (orang Indonesia, setidaknya nyang muslim) terjebak/terbelenggy di budaya sempit valentine day.

    ente gak sedih?

  3. 3 anto84 Februari 15, 2009 pukul 4:51 am

    ah untung aku ga alentinan..ga baik katanya..salam om

  4. 4 Ririn Februari 16, 2009 pukul 1:06 am

    kyknya valentine itu adanya skrg2 aja ya, pas jamannya mbah kakung sm eyang uti ga ada tuh,….🙂
    Mdh2an byk orang yg nyadar setelah baca postingan diatas… amin!

  5. 5 egganimation Februari 16, 2009 pukul 6:45 am

    anak2 muda sekarang udah berkiblat ama budaya barat..nga penting banget ngerayain valentine2 segala, kasih sayang harus nya setiap hari..apalg arti dari valentine itu sendiri dari budaya luar, dan banyak anak2 muda sekarang mengungkapkan hari jadi valentine dengan hub. sex..y contoh saja 14 februari 09 kmrn, di sekitar kos2n di daerah pendidikan kampus tengah mlm banyak pasangan2 yang datang tengah malam sehabis merayakan valentine (ceritannya) kemudian tidur bareng di kosan deh..parah2..SAY NO TO VALENTINE !!!…

  6. 6 omiyan Februari 16, 2009 pukul 8:17 am

    Sekarang pola pikir yang digunakan adalah realita sekarang dengan dasar logika…..sekarang budaya yang gnetrend itu yang diikutin…toh jaman saya aja kagak ada istilah hari kasih sayang…

    yang jelas kebenaran Al-Quran terbukti sudah bahwa dikahir jaman ini banyak umat muslim yang digiring untuk mengikuti budaya mereka tapi sayangnya kita sendiri tidak pernah bisa mengakui kebenaran itu sendiri….

  7. 7 Nurdiansyah Februari 18, 2009 pukul 10:50 am

    Hmmm… benarkah begitu asal-usul Valentine Day? Saya pernah membaca cerita versi lainnya lagi ttg asal-usul hari tersebut, tapi yg pasti semua versi cerita memang tidak sesuai dengan budaya Islam maupun Indonesia….

  8. 8 Didien® Februari 18, 2009 pukul 11:42 am

    sungguh memprihatinkan memang generasi negeri ini…kurang memahami apa yg mereka lakukan…
    semoga kita menjadi manusia² yg bisa meluruskan hal yg tidak lurus amin…😉

    ikutan 3rd IBSN Blog award yuk..silahkan daftarkan url artikel disini keterangan yang lebih lanjut bisa dilihat di portal IBSN (ketentuan 3rd IBSN Blog Award)

    akhir pandaftaran artikel 25 Maret ‘09 jam 23.59 wib..

    IBSN = Berbagi Tak Pernah Rugi ^_^

  9. 9 accan Februari 22, 2009 pukul 1:39 pm

    Setuju banget…… X !No Valentine! X
    Salam kenal…………. 😛
    Nice Blog…
    Keep Blogging ya…. 😀

  10. 10 pengendara Februari 25, 2009 pukul 12:50 am

    betul,
    .
    sedikit penjelasan namun mencerahkan.

  11. 11 Jafar Soddik Februari 25, 2009 pukul 9:48 am

    Budaya barat dielu-elukan sedang budaya asli sendiri banyak dilupakan. Entah akan seperti apa bangsa ini setelah sekian puluh tahun kemudian.

    Mengagung-agungkan valentin yang asal usulnya saja tidak jelas tapi anehnya banyak dari kita yang melakukannya. Entah dari kita sadar atau tidak sadar tapi kita telah melenceng dari ajaran Islam.

    Semoga Allah Swt. selalu memberikan bimbingan dan penerangan bagi umat Nabi Muhammad Saw. sampai akhir zaman🙂

  12. 12 gugunbakhtiar Maret 4, 2009 pukul 6:41 am

    artikel yang bagus….
    itu mah budaya dari luar seharusnya jangan kita ikuti apalagi bagi islam…ga ada yg namanya valentine day…

  13. 13 goncecs Maret 4, 2009 pukul 6:56 am

    aku juga dukung !!!!
    seumur2 aku juga kagak pernah ngerayain itu namanya palentin dey !!!

  14. 14 louis van Zay Maret 6, 2009 pukul 8:17 pm

    buat S’dara 2x ku,

    s’jujurnya hari Valentine bwt gw punya arti lain,
    Valentine’s day m’ingatkn gw akan kasih / sayang,itu betul !,
    yg jdi p’mikirn gw ialah sudahkh gw mlkukan kasih / sayang tsb kpd orang 2x lain d’skitar gw..
    think Positif n fight for Good n Happines Life’.
    Smile n’
    God Blees u aLL’.

  15. 16 Guii Maret 17, 2009 pukul 8:41 pm

    Betul sekali tu jal.Tp bukan cuma Valentin doank umat islam dilarang merayakannya,smua perayaan yg brasal dr umat non muslim.diantaranya tahun baru masehi (nasional)dll.

  16. 17 fahri Maret 22, 2009 pukul 4:27 pm

    kapan mampir ke subang bangzenk?

  17. 18 Andri Mei 11, 2009 pukul 5:05 am

    Sebenarnya sih Val’s Day itu buat menghargai pengorbanan seorang Santo Valentino yang mau berbagi dalam keadaan apapun. Masalahnya, kita sendiri yang mengidentikkan Val’s day dengan coklat. Jadi yang salah perubahan maknanya, bukan Val’s Day-nya.

  18. 19 iktiar Mei 29, 2009 pukul 2:11 pm

    jack kalo baca alkitab jangan ama tidur…
    mana ada di lukas menyebutkan kata islam sedangkan islam ada setelah lukas itu ditulis…
    inti dari alquran 90 persen jiplak dari alkitab…
    jadi jangan blagu deh….
    yang ada Yesus (isa al masih) adalah rohulluloh (roh Allah) yang ada karena oleh roh Allah itu sendiri. dan itu di tulis di alquran mu BEGO………
    KAFIR TERIAK KAFIR

  19. 20 bam bam Juni 10, 2009 pukul 6:57 pm

    TERLALU MUNAFIK LO SMUA –” Taunya mrasa kalian benar… PIKIRIN kluarga… baru urus yg laen

  20. 21 bam bam Juni 10, 2009 pukul 7:01 pm

    para MUSLI taunya mikirin adat sendiri… gak menghargai Keadaan Orang lain.. taunya EMOSI,,, dan FANATIKKKKKKKKKK….

    Kita liat contoh lain.. rata2 PERMASALAHAN juga timbuL dari ADAT kalian sendiri… Rusuh sana RUSUH sini..

    mrasa bener.. tapi kaya gitu –“

  21. 22 joealexa September 19, 2009 pukul 3:42 am

    indonesia tanpa disadari memang sudah ada free sex dari dulu kali jadi kl masalah moral dan lain lain ya kita mengacu pada diri sendiri bukannya harus diatur kan setiap orang juga punya kebebasan jngan pernah menghambat / menghalangi kebebasan orang lain selama kebebasan itu tidak meng…ganggu orang lain gitu

  22. 23 joealexa September 19, 2009 pukul 3:43 am

    hari kasih sayang keren lagi

  23. 24 joealexa September 19, 2009 pukul 3:45 am

    budaya???? bicara budaya kita tau dunia itu bulat bro jadi kita bisa tukar budaya dengan bebas toh sama sama manusia

  24. 25 Agung Desember 5, 2009 pukul 10:02 pm

    Knapa c org2 pada mikir kalo valentine day t cuma brisi hal2 kayak gt?hm?emank kta cma bebagy ksh syg cma ma pcr?g bole kah kta bebagy t ma orang tua kita. . .

    Emank bner kta bsa tiap hari brbagy ksh syg,tp ap salah kalo kta memaknai.nya lebih pda satu hari. . .kalo kalian bsa bcra gt,knapa g skalian aja hari ibu juga dilarang,?hm??emanknya kta cuma perhatian ma bunda kita tgl 22 des doank?kalo aq c nggak. .nggak tw dgn kalian. . .

    Sorry,dsni q g nyalahin atw ngblain sapa2,just try to think better my bro my sist. . .

  25. 26 hendra Desember 14, 2009 pukul 7:38 am

    komentar sesuai kondisi iman ya bankzeng. ALLAHU AKBAR ! SEMOGA MEREKA DITUNJUKI JALAN YG BENAR OLEH ALLAH.

  26. 27 putri Desember 17, 2009 pukul 3:13 pm

    kl saya sangat setuju hr valentin tdk ada,krn dgn atau tanpa adanya hr tesebut kt jg bs mencrhkan ksh sayang kepd siapapun tanpa hrs memandang hr,yg pntg ketulusan ya ndak

  27. 28 anjus Desember 21, 2009 pukul 9:44 am

    sepkat…….!!!!!!!!!

  28. 29 nordin Januari 16, 2010 pukul 11:01 am

    yg melarang umat islam utk tdk bisa mengikuti valentine day itu kuno, para ustad2 itu khan punya istri lebih dari 2 dan mereka juga praktek poligami dan melarang uamtnya utk tdk memaktrekkan polimagi, itu sama aja guru kincing berdiri, murid kincing berlari

  29. 30 nordin Januari 16, 2010 pukul 11:04 am

    mari kita rayakan valentine day tampa hiraukan org2 yg kolot, org2 yg kolot selalu mengunakan Agama sebagai senjatanya tp mereka sendiri praktek poligami dan punya istri simpanan dimana, apa lagi ustad2 bangsat itu

  30. 31 senna Januari 21, 2010 pukul 8:42 am

    semoga komnetar ne bermanfaat,,

    w paling g stuju ma komntar yg bilang Al-qur’an adalah jiplakan,
    kta” loe dpt blsan yg amat brat,,
    sadar brow low bukan muslim knp ikt campur urusan muslim,?
    baca dagh kisah nabi Isya Alalihi Salam, moga loe s’engganya sadar dikit,,

    valentine dlarang krn bukan bagi” coklatnya tapi hal yg jauh lebih dari it(free sex?macamnya),,
    low mnurut gw fatwa yg langsung harus d haramkan salah juga,,ada baiknya ngasi pengarahan yg lebih mendasar kepada setiap umat muslim,agar mereka bisa memilih,jadi menghindar bukan karena di haramkan tp karna mereka sadar dari dua sudut,,

    sex bebas juga skarang ne bukan terjadi pada hari valentine ja,tp knapa d sangkutin ma valentine,krn wktu ne lah sebagian besar nglakuin sex bebas it,

    poligami jaman skarang bukan krna sunah rosul, tp it hawa nafsunya ja,rosul mnikah beberapa x krena perintah Alloh swt,yg sebagian gunanya kita mengetahui bahwa wanita it banyak sifatnya,banyak juga cara menghadapinya,,
    yah yg poligami skrang cuma nghancurin citra islam ja,,mana ad yg mw cie cw d poligami,jd g sah tuch poligami

  31. 32 hanoman mesem Februari 22, 2010 pukul 10:07 am

    agama… adat… norma… agama… adat… norma… agama… adat… norma… agama… adat… norma… agama… adat… norma… agama… adat… norma… agama… adat… norma… agama… adat… norma… agama… adat… norma… agama… adat… norma… agama… adat… norma… agama… adat… norma… agama… adat… norma… agama… adat… norma…

    jangan lupa… indonesia negara dengan heterogenitas. baik buruk manusia berasal dari hatinya, bukan dari agamanya…

    “… awali damai di dunia dengan senyuman …”

  32. 33 SUSI Oktober 15, 2010 pukul 11:10 pm

    SAYA SUSI,SAYA MAHASISWI DISALAH SATU UNIVERSITAS SWASTA
    SAYA KEKURANGAN BIAYA,BG YG MINAT SAYA LAYANI
    HUB
    susiseksi77@yahoo.co.id

  33. 34 Nurul huda linnas Februari 14, 2011 pukul 11:44 am

    Kasihan banget ! gak tw mw ngomong apa


  1. 1 kuliinternet » botd 14 feb Lacak balik pada Februari 24, 2009 pukul 2:44 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Quote of The Day

Just because you can’t do everything doesn’t mean you shouldn’t do something.
(Earl Nightengale)
Visit Zenk's Life

Nyang Gi Baca Cerita

web stats

Kategori Cerita

Cerita Lama

Cerita Stats

  • 637,137 Orang-orang Baik

%d blogger menyukai ini: